Belajar EcoPrinting Fashion
 Kecanduan belajar desain tekstil setelah ikut pelatihan shibori beberapa waktu lalu, akhirnya teman-teman aktifis dan organisatoris yang  bergabung dalam GOW alias Gabungan Organisasi Wanita ini pun belajar membuat ecoprinting.


Lumayan banyak juga peminatnya seperti pada pelatihan-pelatihan desain  tekstil dan fashion sebelumnya. More merrier. Makin banyak yang ikutan, makin meriah.  

Apa sih ecoprinting itu sebenarnya? 

Eco printing adalah teknik cetak yang memanfaatkan pewarna alami. Teknik ini prosesnya sederhana dan tidak melibatkan mesin atau cairan kimia. Membuat hiasan atau fashion yang ramah lingkungan memang  eco printing  jawabannya. Teknik eco printing biasa diaplikasikan pada bahan berserat alami seperti kain kanvas atau katun yang mampu menyerap warna dengan baik.

 Ada beberapa teknik eco printing yang biasa dipakai yaitu dengan menata daun atau bunga pada selembar kain kemudian menggulungnya di sekeliling batang kayu kemudian dikukus, memfermentasi daun dan bunga untuk mengekstrak pigmen warna yang ada di dalam tanaman tersebut dan yang paling sederhana yaitu memukulkan daun atau bunga ke atas kain menggunakan palu.
 Alat dan bahan:
- Kain putih polos (katun, baby canvas atau sutra alami)
- Dedaunan
- Ulekan kayu

 Cara Membuat:
1. Alasi permukaan meja kerja dengan kain tebal atau karton.
2. Posisikan daun di atas kain, tutup bagian atas dengan selembar kain.
3. Ketuk daun perlahan-lahan dengan menggunakan ulekan hingga warna daun mulai terliahat dan tercetak ke kain. 
 Gunakan berbagai macam dedaunan atau bebungaan. Jenis daun yang cocok adalah yang agak pipih, sedikit tebal dan kandungan airnya cukup banyak. Kombinasikan dengan berbagai macam bentuk dan warna daun.


 Ayo coba juga ya!